Gubernur Andriko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kerjasama ini, termasuk DPRD, jajaran direksi, komisaris, serta pemegang saham dari kabupaten/kota. Dalam prosesnya, rancangan peraturan daerah (Ranperda) terkait penyertaan modal dari pemerintah daerah juga sedang diupayakan agar dapat segera disetujui.
Selain menyertakan modal, Bank Jatim juga akan memberikan dukungan berupa SDM. Salah satu direksi dan seorang komisaris dari Bank Jatim akan ditempatkan di Bank NTT. “Logis jika mereka ikut mengawasi karena modal mereka juga ada di sini,” kata Andriko.
Dengan KUB dan penyertaan modal yang diharapkan rampung dalam waktu dekat, Bank NTT optimis dapat menjadi bank yang terpercaya dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ekonomi NTT. “Saya yakin, dengan modal inti lebih dari Rp3 triliun, Bank NTT akan tumbuh menjadi bank kebanggaan Nusa Tenggara Timur,” tutupnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













