TTU,Timorsavana.com || Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melaunching NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang berlokasi di Kantor Dekranasda Kota Kefamenanu, Jumat (23/01/2026) siang.
Peluncuran NTT Mart Kabupaten TTU ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Melki Laka Lena bersama Bupati TTU Yosep Falentinus Kebo, Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, serta jajaran Forkopimda Kabupaten TTU.
Gubernur NTT didampingi oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi NTT Kanisius Mau, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zet Sony Libing, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTT Rosye Maria Hedwin, serta Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT Agustinus Sigasare. Turut hadir Sekda TTU Fransiskus Bait Fay, para pimpinan perangkat daerah Kabupaten TTU, serta para pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas diresmikannya NTT Mart TTU sebagai wujud nyata pengembangan UMKM di Kabupaten TTU.
“Hari ini kita bersyukur kepada Tuhan karena kita melaunching NTT Mart di TTU sebagai langkah menumbuhkembangkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten TTU,” ungkap Gubernur.
Gubernur juga mengenang pengalamannya saat masih menjadi Anggota DPR RI, di mana TTU dikenal memiliki produk UMKM yang beragam dan berkualitas.
“Saat itu BPOM menyampaikan bahwa TTU merupakan daerah dengan produksi UMKM yang beragam dan berkualitas,” katanya.
Menurutnya, NTT Mart hadir sebagai pusat peningkatan nilai jual produk lokal melalui pengemasan dan pemasaran yang lebih baik.
“NTT Mart ini menjadi tempat menambah nilai jual hasil olahan kekayaan alam kita dari sektor peternakan, pertanian, perikanan, dan sektor lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Gubernur menyoroti empat tantangan utama UMKM, yakni permodalan, pendampingan, literasi keuangan, dan pasar, yang menurutnya dapat diatasi melalui sinergi antara pemerintah dan perbankan.
Terkait permodalan, ia menegaskan dukungan pembiayaan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difasilitasi pemerintah guna mempercepat realisasi pembiayaan. Selain itu, perbankan juga diharapkan berperan dalam pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













