Lapas Perempuan Kupang Peringati Hari Perempuan Internasional, Dorong Kesetaraan dan Pemberdayaan

Reporter : Mesron Nome Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250310 WA0007

Tak hanya itu, pihak lapas juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa universitas di Kupang dan Flores agar warga binaan mendapatkan pendidikan berkualitas dan diakui secara legal.

“Kami ingin pendidikan anak-anak kami di dalam lapas ini bagus dan legal. Kami sudah mulai secara mandiri di dua tempat, yakni LPKA dan LPP. Di LPP, sudah kita launching tanggal 8 Februari kemarin dengan kelas kursus yang mencakup pendidikan kewarganegaraan, bahasa Inggris, dan keterampilan. Kami berharap anak-anak kami di LPP Kelas II B Kupang ini output-nya benar-benar bermanfaat bagi dirinya juga masyarakat,” kata Maliki.

Ia juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap mantan warga binaan. “Saya bersikeras untuk menghapus stigma itu. Saya ingin lulusan lembaga pemasyarakatan bisa kompetitif dan sejajar dengan masyarakat di luar. Karena potensi itu ada. Saya ingin semua lapas di NTT bisa melakukan hal serupa sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Kupang, Dewi Andriani, SH.,MH., mengungkapkan bahwa para warga binaan sangat antusias mengikuti program pendidikan ini.

“Respon warga binaan kami di sini sangat bersemangat sekali ketika kami memulai kelas pembelajaran untuk mereka. Sementara ini, mata pelajaran mereka meliputi bahasa Inggris, public speaking, kesehatan, dan wawasan kebangsaan. Mereka sangat bersemangat sekali karena mendapat kesempatan untuk belajar,” ujarnya.

Melalui program ini, Lapas Perempuan Kupang berharap dapat mencetak lulusan yang tak hanya lebih baik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi bagi masyarakat setelah bebas nanti.*

  • Bagikan