TIMOR SAVANA.COM, Kupang – Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenotek, mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah tentang potensi munculnya bibit siklon baru di wilayah selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyebutkan bahwa bibit siklon ini biasanya berkembang di Laut Timor selama periode November hingga April.
Pada akhir November dan awal Desember 2024, telah terdeteksi dua bibit siklon, yakni siklon 93S dan 94S, di selatan NTT. Bibit siklon ini dapat memengaruhi peningkatan curah hujan secara signifikan, dengan intensitas mulai dari hujan lebat hingga ekstrem, disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
“Munculnya bibit siklon ini akan meningkatkan curah hujan secara otomatis. Oleh karena itu, kami meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika kami memberikan informasi terkait cuaca yang dipengaruhi oleh bibit siklon,” ujarnya.
Ia juga berharap bahwa bibit siklon tidak berkembang menjadi siklon tropis yang lebih berbahaya. Perlu diketahui siklon tropis dapat menyebabkan dampak serius, seperti banjir besar, kerusakan infrastruktur, dan bahaya bagi aktivitas di laut. “Kami berharap bibit siklon ini hanya berhenti di tahap awal dan tidak berkembang menjadi siklon tropis,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













