Keluhan Terhadap TTP Guru SD di Kota Kupang Muncul di Media Sosial, Dinas Pendidikan Kota Kupang Berikan Tanggapan

Reporter : Jack Editor: Lk
  • Bagikan
IMG 20240912 WA0087
IMG 20240912 WA0084
Kepala SD Negeri Oebobo II, Wehelmina Regina Aploegi, S.Pd., MM., Foto : Jack

Terpisah, Kepala SD Negeri Oebobo II, Wehelmina Regina Aploegi, S.Pd., MM., menyatakan bahwa tunjangan kinerja guru seharusnya dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kerja guru di sekolah, sekaligus melatih mereka agar lebih teratur dalam mencatat proses belajar mengajar. “Program ini sangat baik, selain menambah penghasilan guru, juga memacu guru untuk rajin mengerjakan tugasnya secara teratur. Imbasnya, anak-anak bisa belajar dengan lebih baik,” ujarnya.

SD Negeri Oebobo II merupakan salah satu sekolah yang telah menerima tunjangan tersebut. Dalam wawancara, Wehelmina menceritakan tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan pengisian e-kin berbasis aplikasi, mulai dari mengenali aplikasi, sistem pengisian, sinkronisasi data, hingga evaluasi. Ia bahkan mengaku meminta asistensi dari BKD selama enam bulan pertama. “Kami kewalahan di enam bulan awal, karena harus berhadapan dengan pekerjaan baru yang jarang kami lakukan. Aplikasi juga belum sepenuhnya kami kuasai. Tapi kami tidak tinggal diam, kami meminta bantuan BKD untuk asistensi,” jelasnya.

Namun, setelah enam bulan, para guru di SD Negeri Oebobo II akhirnya dapat mengisi e-kin secara mandiri, dengan kepala sekolah hanya melakukan supervisi dan evaluasi kinerja setiap minggu. “Sekarang saya bersama para guru sudah bisa mengisi sendiri. Saya tinggal melakukan supervisi di kelas dan evaluasi pengisian e-kin setiap minggu,” tambah Wehelmina.

Terkait keluhan yang viral di media sosial, Wehelmina berpendapat bahwa sebaiknya pihak yang mengunggah keluhan tersebut terlebih dahulu melaksanakan tugasnya, serta berkoordinasi dengan kepala sekolah di sub rayon masing-masing. “Menurut saya, orang yang mengunggah keluhan itu harus bertanya pada diri sendiri, apakah dia sudah mengerjakan tugasnya atau belum. Harus rajin berkoordinasi di masing-masing rayon, supaya jika ada kendala dalam pengisian e-kin, bisa segera dibantu oleh rekan-rekan guru,” tegasnya.(JN)

  • Bagikan