“Intinya kami terus melakukan pembenahan internal. Mulai dari penguatan budaya kerja, perbaikan tata kelola perusahaan, meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan, hingga memperkuat disiplin kerja,” kata Charlie
Selain meningkatkan efisiensi, Bank NTT juga terus memperluas bisnis, termasuk melalui peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pertumbuhan sektor usaha di Nusa Tenggara Timur.
Charlie mengatakan pembenahan juga dilakukan pada aspek sumber daya manusia dan manajemen risiko. Menurut dia, penempatan pejabat di lingkungan Bank NTT kini mengedepankan rekam jejak, kompetensi, dan profesionalisme.
“Pada saat yang sama, kami juga terus melakukan penanganan dan penyelesaian kredit-kredit bermasalah agar kualitas aset semakin baik,” ujarnya.
Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat memperkuat fondasi Bank NTT menjadi bank pembangunan daerah yang lebih sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.***
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













