Timorsavana.com|| Kupang-Pada tanggal 24 September setiap tahunnya, Indonesia merayakan Hari Tani Nasional dengan penuh semangat untuk menghormati peran penting para petani dalam menjaga ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi negara. Tahun ini, perayaan tersebut menjadi momentum untuk memahami dan mengatasi berbagai masalah yang dihadapi oleh para petani Indonesia.
Hari Tani Nasional adalah momen penting untuk mengapresiasi pengorbanan dan kerja keras petani yang bekerja di seluruh pelosok negeri, dari sawah hingga perkebunan. Mereka adalah pahlawan tanpa jas, yang berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan pangan bangsa ini.
Namun, di balik semangat perayaan ini, kita juga tidak boleh melupakan tantangan yang dihadapi petani Indonesia. Perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, akses terbatas ke teknologi pertanian modern, dan kebijakan yang belum memadai adalah beberapa masalah yang harus diatasi.
Upaya paksa pemerintah melalui aparat negara merelokasi warga Pulau Rempang dalam menwujudkan Rempang Eco City dan kriminalisasi tiga petani Kinjil yang dituduh mencuri sawit dari lahan perusahaan adalah contoh potret buruk menjadi petani di Indonesia.
Kupang, 22 September 2023 – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2023, WALHI NTT mengajak kaum muda podcast yang bertujuan untuk mengidentifikasi serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi petani masa kini. Diskusi tersebut diadakan di Kantor WALHI NTT dengan menghadirkan Febrianto Bintara (Perwakilan FMN Cab. Kupang), Elsa Sasi (perwakilan Mahasiswa MBKM Fisipol Undana Kupang) dan Deddy F. Holo (WALHI NTT).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













