Diduga Terjadi Tindak Kekerasan Saat Ulangan Biologi, Siswi SMA Negeri 1 Atambua Dilarikan ke Rumah Sakit

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260228 WA0000

Wali kelas kemudian menghubungi orang tua V. Sekitar 10 menit kemudian, ayah V tiba di sekolah dan membawa putrinya untuk mendapatkan penanganan medis di IGD RSUD Atambua. Ayah V disebut menyatakan akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 1 Atambua, Dominikus Seran Bria, membenarkan adanya insiden antara guru dan siswa saat pelajaran Biologi

Menurutnya, berdasarkan kronologi yang disampaikan guru Berinisial FMA insiden bermula saat pelaksanaan ulangan harian ke-2 dengan materi “Sistem Ekskresi Manusia”. Guru telah menyampaikan kepada siswa mengenai kendala teknis pada naskah soal dan sempat berkelakar terkait kondisi perangkatnya.

“Saat pemeriksaan, guru mendapati sejumlah siswa tidak mengerjakan gambar tersebut,” ujar Dominikus, Sabtu (28/2/2026).

Ia menjelaskan, botol air mineral yang berada di meja siswa diambil dan digunakan untuk menyentuh dahi beberapa siswa yang tidak menggambar. Situasi kelas, menurutnya, dalam keadaan aman.

Terkait pelemparan botol, ia menyebut guru kembali ke kelas untuk menanyakan pelaku dan memberikan teguran secara lisan. Setelah itu, guru meninggalkan kelas dengan peringatan agar tidak membuat keributan.

Dominikus menambahkan, pihak sekolah telah menerima laporan kronologi kejadian dan akan melakukan evaluasi internal.

“Sekolah akan memanggil pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai hasil investigasi maupun langkah disipliner yang akan diambil.*

  • Bagikan