TIMOR SAVANA.COM, Kupang – Sebanyak 1.360 pekerja migran asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat berangkat ke luar negeri sepanjang Januari hingga Desember 2024, dengan negara tujuan utama Malaysia. Sebagian besar dari mereka bekerja sebagai pekerja rumah tangga, menurut data dari Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, menyebutkan bahwa tren pekerja migran dari NTT dalam dua tahun terakhir didominasi oleh perempuan. “Pada tahun 2023, dari 1.305 pekerja migran, 99% adalah perempuan. Tren ini terus berlanjut pada tahun 2024, di mana 98% di antaranya adalah ibu-ibu muda yang memiliki anak balita,” ujarnya.
Suratmi menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan dengan angka stunting yang tinggi di NTT. “Sebagian besar pekerja kita adalah ibu muda yang meninggalkan anak-anak mereka untuk diasuh oleh kakek dan nenek demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













