“Kalau bahannya masih bisa dipakai lagi, maka akan digunakan. Sedangkan yang tidak bisa dipakai lagi, pemerintah akan melihat dari sisi Dinas Sosial apakah bisa diprogramkan bantuan,” tambah Bupati Buce.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali ke lokasi bencana, karena potensi longsor susulan masih mengancam, terutama saat curah hujan tinggi. Pemerintah juga berencana membangun drainase untuk mencegah bencana serupa.
“Dengan demikian masyarakat diharapkan tidak kembali dan tinggal lagi di lokasi itu. Ini adalah langkah awal kita datang dan sekaligus memberikan bantuan,” tutupnya.
Kepala Desa Oele’u, Yonohrin Mellu, menyatakan bahwa pihaknya bersama camat akan segera melakukan koordinasi dengan para korban agar proses relokasi bisa dipercepat.
“Besok nanti saya dengan bapak camat akan kembali berkordinasi dengan masyarakat, untuk berdiskusi dengan mereka supaya secepatnya proses relokasi bisa dilakukan,” kata Mellu.
Sementara itu, Camat Toianas, Zakarias Nenometa, SE, mengungkapkan bahwa lokasi relokasi seluas dua hektar sudah tersedia, dan pihaknya tengah mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan.
“Luasnya 2 hektar. Jadi nanti kami akan segera lakukan sosialisasi dengan para korban sambil mempersiapkan dokumen. Selanjutnya kami akan segera berkordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk ditindaklanjuti,” ungkap Zakarias.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













