Wali Kota Kupang Tekankan Iman, Karakter, dan Harapan pada HUT ke-36 GMIT Kaisarea

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260329 WA0001

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak semata diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakatnya, seperti kerukunan, saling menghormati, serta kebahagiaan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga semangat pengharapan dalam kehidupan.

“Tanpa harapan, manusia sesungguhnya telah kehilangan kehidupan itu sendiri. Karena itu, mari kita jaga terus nyala harapan dalam hati kita,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota Kupang menyampaikan komitmen bantuan sebesar Rp30 juta dari Pemerintah Kota Kupang kepada Jemaat GMIT Kaisarea, yang direncanakan akan direalisasikan melalui perubahan anggaran tahun 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan fasilitas gereja, termasuk rencana pembangunan klinik pelayanan.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh Jemaat GMIT Kaisarea.

“Selamat ulang tahun ke-36 untuk Jemaat GMIT Kaisarea. Teruslah menjadi terang dan berkat bagi Kota Kupang,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua, Aleida Y. Salean-Sola, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 36 tahun bagi sebuah jemaat merupakan perjalanan yang terus bertumbuh menuju kedewasaan dalam pelayanan. Meski tergolong masih muda dibandingkan jemaat lain di Kota Kupang yang telah berusia di atas 50 tahun, Jemaat GMIT Kaisarea tetap setia menggumuli dan menjalankan panggilan pelayanan sesuai tema HUT, yakni setia dalam perjalanan dan teguh dalam pengharapan.

Ia menegaskan bahwa selama 36 tahun, jemaat terus mensyukuri penyertaan Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja melalui berbagai bentuk pelayanan, baik internal maupun eksternal. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bidang pelayanan gereja, yakni Koinonia, Marturia, Liturgia, dan Diakonia, serta berbagai program pelayanan seperti kegiatan UPP, BPP, rayon, kategorian, pelayanan radio, pendidikan taman kanak-kanak, kemitraan dengan jemaat pedesaan, hingga pengembangan pelayanan kesehatan yang saat ini diarahkan menjadi klinik.

Baca Juga :  Joni Ninu Semprot Dinas Pariwisata TTS: “Bukan Pebisnis, Hanya Birokrat Mental Miskin!

Selain itu, Ketua Majelis Jemaat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelayan dan jemaat yang telah berkontribusi sejak awal berdirinya jemaat hingga saat ini. Ia turut menyampaikan penghargaan kepada para pendeta yang pernah dan sedang melayani, serta kepada seluruh unsur pelayanan termasuk panitia dari Rayon Yegar Sahaduta yang mengoordinir rangkaian kegiatan HUT ke-36. Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang beserta jajaran yang telah hadir, seraya berharap sinergi antara gereja dan pemerintah terus terjalin demi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. *

  • Bagikan