Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera

  • Bagikan
IMG 20240116 WA0019

Timorsavana.com||Kupang – Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur, Ayodhia G.L. Kalake, S.H., MDC, menghadiri Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera ke – 62 sekaligus Tabur Bunga bertempat di Dermaga Mako Lantamal VII Jl. Supul Raya, Desa Bolok, Kec. Kupang Barat, Kab. Kupang, Senin (15/1/24).

Dengan mengusung tema _*”Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena yang Tangguh, Profesional dan Modern”*. Upacara hari Dharma Samudera diperingati untuk mengenang sejarah Pertempuran Laut Aru yang terjadi pada 15 Januari 1962 silam. Kala itu tentara Indonesia bertempur melawan tentara Belanda untuk pembebasan Irian Barat (Papua) di Perairan Maluku.

Selain itu tujuan diperingatinya Hari Dharma Samudera setiap tanggal 15 Januari adalah juga untuk mengenang peristiwa heroik dalam sejarah Angkatan Laut Indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh para pelaut di bawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso.

Kehadiran Pj. Gubernur Ayodhia Kalake bersama segenap unsur Forkopimda NTT pada upacara tersebut merupakan bentuk solidaritas dan dukungan serta momentum bagi kita semua untuk menghayati, meresapi dan meneladani nilai-nilai patriotisme, heroisme dan kepemimpinan yang telah diwariskan oleh para pejuang samudra dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara tercinta, selaras dengan semangat *“Jalesveva Jayamahe”.*

_Berikut Sejarah singkat Pertempuran Laut Aru 15 Januari

Pertempuran Laut Aru yang terjadi di Perairan Maluku merupakan peristiwa operasi militer yang digelar sebagai tindak lanjut dari operasi Trikora (Tri Komando Rakyat), yang bertujuan untuk membebaskan dan merebut kembali wilayah Irian Barat (Papua), dengan melawan pasukan Belanda.

IMG 20240116 WA0020

Pada 2 Januari 1962, sebagai tindak lanjut Trikora, Presiden/Panglima Tertinggi ABRI/Panglima Besar KOTI Pembebasan Irian Barat mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor I Tahun 1962 tentang pembentukan Komando Mandala, yang dikomandoi oleh Mayor Jenderal (Mayjen) Soeharto.

  • Bagikan