Dalam rangka pembebasan Irian Barat, disusunlah Operasi Jayawijaya. Pada 12 Januari 1962, tiga unit motor torpedo boat (MTB) yang tergabung dalam kesatuan patroli cepat, yaitu KRI Macan Tutul, KRI Harimau, dan KRI Macan Kumbang mengadakan patroli rutin di sekitar Laut Aru (Arafura).
Operasi tersebut diketahui oleh Belanda. Hingga pada 15 Januari 1962, kapal-kapal MTB diserang dari laut dan udara. Dalam serangan tersebut, KRI Macan Tutul tenggelam bersama Komodor Yos Sudarso dan Kapten Wiratno beserta pasukannya. Peristiwa ini dikenang sebagai Pertempuran Laut Aru.
Setelah peristiwa itu, pertempuran laut antara Indonesia dan Belanda tidak pernah terjadi lagi, usai Irian Barat (Papua) memilih bergabung dengan Indonesia. Pertempuran di Laut Aru menjadi peristiwa sejarah yang heroik bagi bangsa Indonesia dan kemudian diperingati sebagai Hari Dharma Samudera.
Sebagai informasi tambahan, Trikora sendiri merupakan puncak atau langkah terakhir perjuangan pembebasan lrian Barat (Papua). Perjuangan pembebasan dalam politik konfrontasi ini dilakukan sejak 14 Desember 1961, dirumuskan oleh Dewan Pertahanan Nasional dan diumumkan oleh Presiden Soekarno.
Perumusan Tri Komando Rakyat atau Trikora oleh Presiden Soekarno dilakukan pada 19 Desember 1961 di Yogyakarta. Tanggal tersebut kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Trikora.

Bertindak selaku Irup Danlantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI I Putu Darjatna, M.Tr.Opsla dengan Komandan Upacara Mayor Laut (S) Firman Hidayat, S.E. serta Hadir pada Upacara tersebut, Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Djoko Hadipurwanto S.E., M.M, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang,S.H.,M.M, Wakapolda NTT Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., Wadanlantamal VII Kolonel Marinir Aris Budiadi, S.P., M.M., Kepala kantor SAR NTT I Putu Sudayana, SE, M.AP, Dir. Polairud Kupang Kombes Pol Irwan Dedi Nasution S.I.K MH., Kasi Penindakan pada Bidang Pidana Militer Kejaksaan Tinggi NTT Marhaniyanto SH.,MH, dan Ibu-ibu Jalasenastri Lantamal VII Kupang.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













