Topik : 

Marselina Djara & dr.Christian Widodo : Dari Pertemuan Tak Terduga Hingga Peran Sebagai Kakak Angkat

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20241116 140001

Kupang|| TimorSavana.com – Tidak banyak yang menyangka bahwa sebuah percakapan sederhana di sela-sela masa magang dapat mengubah hidup seseorang. Marselina Djara, atau akrab disapa Ina, adalah salah satu sosok yang merasakan bagaimana kebaikan tulus dapat membawa harapan baru dalam kehidupannya.

Hari ini, saat dr. Christian Widodo merayakan ulang tahunnya, Ina mengenang pertemuan pertama mereka yang terjadi pada tahun 2022, ketika ia masih berstatus sebagai siswa SMK Negeri 3 Kupang.

Kala itu, Ina sedang menjalani magang di Kantor Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama beberapa teman. Di sela waktu luang, mereka berbagi cerita tentang kehidupan yang penuh tantangan, termasuk kesulitan ekonomi dan kekhawatiran mereka akan masa depan setelah magang. Percakapan itu rupanya didengar oleh salah satu pegawai di kantor BGP, yang kemudian melaporkannya kepada seorang bernama Pak Max.

“Saya tidak pernah menyangka apa yang kami bicarakan akan mendapat respons luar biasa,” ungkap Ina, sambil mengingat kembali momen tersebut.

Suatu hari, sepulang dari kantor magang, Ina yang tinggal di rumah tantenya di Jalan Bajawa, Fatululi, tiba-tiba didatangi Pak Max bersama seseorang yang belum ia kenal. Orang itu adalah dr. Christian Widodo, seorang dokter yang kemudian menjadi kakak angkatnya.

Saya kaget waktu itu. Kita cuma kenal lewat Pak Max, dan tiba-tiba dokter datang,” kenang Ina.

Namun, kejutan tak berhenti di situ. Pada tahun 2023, dr. Christian membuat keputusan yang mengubah hidup Ina secara drastis. Dalam sebuah acara syukuran di Klinik Graha Medika, dr. Christian mengumumkan bahwa ia mengangkat Ina sebagai adik angkatnya.

“Saya kaget waktu dokter bicara itu. Pikir mimpi,” ujar Ina sambil berlinang air mata.

Sebagai kakak angkat, dr. Christian tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga bantuan nyata. Ia menanggung biaya sekolah Ina, menyediakan ponsel untuk keperluan belajar, dan memberikan uang saku setiap bulan.

“Kalau dokter itu, saya rasa terlalu baik. Saya sayang sekali Kaka Kris. Dia bagai malaikat yang merubah hidup saya,” tuturnya dengan penuh haru.

Dukungan dari dr. Christian membuat Ina berhasil menyelesaikan pendidikannya dan meraih kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan. Saat ini, Ina bekerja di PT PNM di Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan, setelah sebelumnya ditempatkan di Kabupaten Malaka.

Hingga kini, komunikasi antara Ina dan dr. Christian masih terjalin erat. Terakhir kali mereka berbicara adalah pada Kamis lalu. Di mata Ina, dr. Christian bukan sekadar seorang kakak angkat, tetapi juga sosok pahlawan yang telah mengubah hidupnya.

Pada hari ulang tahun dr. Christian Widodo ini, sang adik angkat turut mengucapkan “Selamat ulang tahun dr.Christian. Panjang umur, sehat selalu, sukses terus ke depan, tetap murah hati dan selalu dalam mengandalkan Tuhan dalam segala hal🙏😇”

Baca Juga :  Resmi kantongi KTA partai Golkar, Dr Jimmy Sunur siap bertarung dalam Pilkada 2024
  • Bagikan