Pengakuan ini justru memperkuat dugaan adanya hubungan langsung antara aliran dana dan proses pengurusan kuota. Terlebih, Roni kembali memberikan pernyataan yang berbeda terkait sumber uang tersebut.
“Kalau ada kuota tambahan yang saya bantu proses, habis itu dia kasih uang rokok,” ungkapnya.
Pernyataan ini bertolak belakang dengan klaim sebelumnya yang menyebut uang tersebut sebagai pinjaman pribadi. Bahkan, dalam penjelasannya, Roni tidak menyinggung adanya kewajiban pengembalian dana sebagaimana lazimnya pinjaman.
Ia pun bersikeras bahwa uang tersebut hanyalah bentuk ucapan terima kasih.
“Kalau saya bantu orang, lalu dia kasih uang rokok, pasti saya terima,” ujarnya.
Kontradiksi pun semakin terang. Di satu sisi, uang disebut sebagai pinjaman pribadi. Di sisi lain, diakui sebagai “uang rokok” setelah membantu proses kuota sapi. Sementara dari pihak pemberi, uang tersebut secara tegas dinyatakan sebagai bentuk harapan untuk mendapatkan kuota.
Pengusaha ES pun mempertanyakan kejelasan dari pernyataan tersebut. Jika benar itu pinjaman, di mana bukti tertulisnya? Jika itu uang rokok, mengapa diberikan sebelum hasil kuota diterima? Dan jika itu sekadar ucapan terima kasih, mengapa nilainya mencapai puluhan juta rupiah?
“Kalau memang pinjaman, mana bukti dan kesepakatannya? Kalau uang rokok, kenapa jumlahnya sebesar itu? Dan kenapa diberikan sebelum ada hasil?” tanya ES.
Ia juga menyoroti pengakuan Roni terkait keterlibatan dalam pengurusan kuota sapi. Baginya, aliran dana dan peran tersebut tidak bisa dipisahkan begitu saja.
“Kalau dia tidak terlibat, kenapa saya harus transfer ke rekening pribadinya? Dan kalau terlibat, kenapa disebut urusan pribadi?” ujarnya.
Hingga kini, ES mengaku masih menunggu kejelasan atas uang yang telah ia transfer. Namun di tengah berbagai versi penjelasan yang berubah-ubah, ia justru melihat adanya kejanggalan yang belum terjawab.
“Ini sebenarnya apa? Pinjaman, uang rokok, atau memang ada transaksi untuk kuota sapi?” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











