Kantor Wilayah Kementerian Agama NTT juga menyoroti pentingnya koordinasi yang baik antaranggota Tim PAKEM dalam menangani isu-isu terkait SARA. Kanwil Agama memiliki jaringan koordinator warga binaan setiap agama yang dapat segera memberikan informasi terkait isu sensitif agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) NTT menambahkan bahwa adanya akun ALL US yang diduga mengandung penistaan agama ini dapat menjadi indikasi adanya pihak tertentu yang ingin mengganggu ketenteraman dan kerukunan umat beragama di NTT.
BINDA juga mengingatkan akan potensi terbentuknya opini negatif terhadap aparat penegak hukum jika kasus ini tidak dapat diungkap, yang bisa memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses hukum. Oleh karena itu, BINDA menegaskan pentingnya kewaspadaan, peningkatan koordinasi, serta edukasi kepada masyarakat melalui tokoh agama.
Rapat Tim PAKEM menghasilkan beberapa rekomendasi penting, antara lain:
Semua pihak diharapkan mempercayakan proses hukum kepada POLDA NTT.
Umat beragama diminta untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kerukunan.
Diperlukan koordinasi yang lebih intensif antara Tim PAKEM dan tokoh agama untuk mengantisipasi isu-isu yang berpotensi memicu keresahan sosial.
Dengan adanya rapat ini, diharapkan situasi di NTT tetap kondusif serta upaya penegakan hukum terhadap akun ALL US dapat berjalan dengan baik demi menjaga keharmonisan dan ketertiban masyarakat.**
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













