Manajemen Amburadul, Lomba Lari Bupati TTS Cup Dikritik Habis-habisan oleh Orang Tua Peserta

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260707 WA0002

“Kondisi itu berujung sebagian besar peserta jatuh dan saling tindih satu sama lain. Itu kejadian nyata yang kami saksikan langsung di titik start,” tegasnya menambahkan.

Tidak berhenti di garis start, karut-marut manajemen pelaksanaan Lomba Lari Bupati TTS Cup ini juga berlanjut hingga ke titik akhir atau garis finis perlombaan.

Pengamanan di area finis dinilai sangat tidak optimal, lantaran aparat keamanan dari kepolisian maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gagal mensterilkan jalur.

Kerumunan penonton yang memadati area sekitar lokasi finis dibiarkan merangsek maju hingga hampir menutup total akses jalan utama yang akan dilalui para pelari.

“Bayangkan saja, penonton hampir tutup jalan dan hanya tersisa sedikit ruang bagi peserta ketika mereka mau masuk ke garis finis,” ungkap wali murid tersebut berang.

Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan atlet yang datang dengan kecepatan tinggi, sekaligus memperlihatkan bahwa panitia hanya nekat membuat kegiatan tanpa persiapan matang.

Terlebih lagi, ia menyoroti bahwa kegiatan skala daerah ini kabarnya menelan anggaran yang tidak sedikit, bahkan ditaksir mencapai angka ratusan juta rupiah.

Dengan kucuran dana sebesar itu, performa pelaksanaan yang disuguhkan panitia dinilai sangat standar dan jauh dari kata layak untuk sebuah turnamen memperebutkan piala Bupati.

Ia pun berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi total bagi Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan agar tidak mengulangi kesalahan serupa di event-event mendatang.

  • Bagikan