Diapit Tujuh Sekolah, SD Negeri Oebobo 2 Kota Kupang Tetap Optimistis Meski Kuota SPMB Belum Terpenuhi

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
20260630 100736

Ia pun mengingatkan para guru agar tidak terlena dengan status sebagai sekolah negeri. Menurutnya, seluruh warga sekolah harus terus berinovasi dan menunjukkan prestasi agar tetap menjadi pilihan masyarakat.

“Saya selalu mengingatkan teman-teman guru agar jangan bangga hanya karena sekolah negeri. Kita harus mampu menciptakan daya tarik melalui prestasi, pelayanan, dan kedisiplinan. Pemerintah sudah memberikan peluang, tinggal bagaimana kita menjemput peluang itu,” tegasnya.

Sebagai bentuk evaluasi layanan pendidikan, pihak sekolah juga memberikan ruang kepada siswa untuk menyampaikan penilaian terhadap proses pembelajaran di kelas, termasuk memberikan masukan mengenai cara mengajar guru.

“Kami memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berbicara secara bebas mengenai suasana belajar di kelas. Dari situ kami mengetahui apa yang mereka sukai dan apa yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Welhelmina mengaku sempat khawatir sekolah tidak memperoleh siswa baru pada tahun ajaran ini. Namun demikian, sekolah tetap membuka kesempatan bagi peserta didik pindahan di berbagai jenjang kelas apabila masih tersedia kuota.

Dalam upaya mengembangkan potensi siswa, setiap bulan Oktober sekolah rutin menggelar kegiatan seni dan budaya yang melibatkan seluruh peserta didik untuk mengekspresikan minat dan bakat mereka.

Di sisi lain, sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, seperti ruang kelas, lapangan, dan fasilitas toilet. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihak sekolah mengatur penggunaan fasilitas secara bergantian agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.

Welhelmina mengungkapkan, usulan penambahan ruang kelas telah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan. Tahun lalu, sekolah memperoleh bantuan pembangunan 13 ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium bahasa dari pemerintah pusat. Namun pembangunan tersebut belum dapat direalisasikan karena sekolah masih terkendala sertifikat lahan.

Selain itu, melalui program BOS Kinerja, SD Negeri Oebobo 2 memperoleh dana sebesar Rp60 juta yang dimanfaatkan untuk pengadaan laptop dan printer guna mendukung proses pembelajaran dan administrasi sekolah.

Baca Juga :  Gubernur NTT Tinjau Pelaksanaan MBG di SMAN 7 Kupang

Di bidang akademik, sekolah juga mencatatkan hasil yang membanggakan. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa dinilai memuaskan dan menjadi salah satu indikator kualitas pendidikan yang terus dipertahankan oleh sekolah.

  • Bagikan