Olais Memanas! Penjabat Kepala Desa Vs Ketua BPD Saling Serang

Reporter : Jack
  • Bagikan
20250624 093041
Kiri ke Kanan. Bertholomeos Nabuasa - Dominggus Tenis

Bertholomeos Nabuasa membalik tudingan Dominggus. Menurutnya, justru Ketua BPD yang menghambat pengesahan karena menolak hadir dalam lima kali undangan resmi rapat.

“Kami undang lima kali, dia sonde datang. Alasannya macam-macam – nomor surat salah, tahun surat salah. Apa ada orang gila bikin surat rapat 2025 tapi ditulis 2024?” ujar Bertholomeos.

“Masyarakat pernah trauma karena stempel disalahgunakan. Sekarang stempel tidak ada di sekretariat. Regulasi jelas bilang stempel harus di situ, bukan di saku Ketua BPD.”

Ia juga menuduh Dominggus terlibat dalam proyek fisik saluran permanen, yang kini ditemukan bermasalah dan telah dibahas tiga kali bersama Komisi I DPRD.

Besok: Surat Resmi Dikirim, Stempel Baru Bisa Dibuat

Pemerintah desa berencana mengirim surat resmi untuk menuntut pengembalian stempel. Jika tidak ditanggapi, BPD akan mengadakan rapat dan membuat stempel baru sebagai solusi administratif.

“Kalau dia tetap hilang-hilang di Belu atau entah di mana, kita tidak bisa berlarut-larut. Dana ratusan juta bisa hangus. Dia sendiri terima gaji dari dana itu, tapi sekarang menghalangi. Kalau begitu, kita buang dia saja!” tutup Bertholomeos.

Hukum & Moral Bertarung

  • Masyarakat kini menunggu:
  • Apakah dana benar-benar cair tanpa pengesahan?
  • Apakah Ketua BPD layak diganti karena tidak kooperatif?
  • Siapa yang sebenarnya menyalahgunakan wewenang?
  • Bagikan