Kepala Desa Kualin, Ferli Penuam menyampaikan bahwa suara warga terus berkembang secara alami. Ia mengamati bahwa keinginan akan pemekaran datang dari pemahaman bahwa pelayanan harus hadir lebih dekat ke masyarakat.
“Kami melihat ini sebagai harapan. Warga di sini bukan menuntut, tapi menginginkan perubahan yang bisa dirasakan sehari-hari,” katanya.
Ferli menambahkan, jika wilayah Amanuban ditetapkan sebagai kabupaten baru, maka semangat masyarakat untuk membangun juga akan meningkat. Ia percaya bahwa dengan pemerintahan yang lebih dekat, kolaborasi antara masyarakat dan negara akan lebih efektif.
Warga juga mulai membayangkan potensi-potensi lokal yang bisa dikembangkan jika ada perhatian lebih intensif, termasuk sektor kelautan, pertanian, dan pariwisata berbasis budaya.
“Kami ingin daerah ini maju bersama, bukan tertinggal terus. Kalau nanti Amanuban jadi kabupaten, kami yakin ada banyak hal yang bisa berubah ke arah yang lebih baik,” tutup Ferli dengan harapan yang kuat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













