“Warga Desa Nunbena dan Fatuulan melaporkan kepala desa mereka atas dugaan penipuan pemasangan listrik. Puluhan rumah masih gelap meski sudah membayar jutaan rupiah! Apakah hukum akan berpihak pada rakyat?”
TIMOR SAVANA.COM – Warga Desa Nunbena akhirnya kehilangan kesabaran! Mereka melaporkan Kepala Desa Nunbena, DT, beserta dua orang lainnya, YK dan JK, ke Polsek Kie atas dugaan penipuan pemasangan meteran listrik yang telah merugikan puluhan warga.
Menurut LT, salah satu pelapor, Kepala Desa Nunbena mewajibkan masyarakat menggunakan pihak pemasang listrik yang ia tunjuk sendiri. Namun, hingga kini, sekitar 50-70 rumah masih belum dipasang meteran listrik, padahal warga sudah membayar biaya pemasangan, baik sebagian maupun lunas!
“Kami merasa ditipu yang kesekian kalinya,” ujar LT. “Sehingga kami melaporkannya ke Polsek Kie guna diproses sesuai aturan yang berlaku.”
Biaya pemasangan meteran listrik yang dibayarkan warga mencapai Rp1.200.000 untuk daya 450 watt dan Rp2.200.000 untuk daya 900 watt. LT mengungkapkan bahwa mereka sudah berulang kali meminta kejelasan dari Kepala Desa, termasuk pada 4 September 2024 dan 27 Desember 2024, tetapi janji yang diberikan tidak pernah ditepati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













