Untuk tahun depan, fokus utama di PJN II Wilayah NTT akan beralih pada proyek preservasi jalan dan penanganan longsoran. Fahrudin mengonfirmasi bahwa tidak ada proyek pembangunan jalan baru, namun penanganan longsoran di beberapa titik tetap menjadi prioritas. “Tahun depan, kami hanya akan melaksanakan preservasi dan penanganan longsoran. Beberapa paket longsoran akan dikerjakan di PPK 2.2, 2.4, dan 2.5, dengan beberapa di antaranya terpisah dari paket preservasi,” ujar Fahrudin.
Selain itu, ia menambahkan bahwa alat berat sudah disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor di beberapa titik rawan. “Kami telah diperintahkan untuk menyiapkan alat berat di lokasi-lokasi rawan longsor agar bisa segera bergerak jika diperlukan,” tutupnya.
Dengan adanya berbagai upaya tersebut, diharapkan infrastruktur jalan di NTT dapat terjaga dan terus mendukung kelancaran transportasi di wilayah ini, meskipun tantangan cuaca dan kondisi geografis yang ekstrem.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













