“Tadi saya lihat MRI (_Magnetic Resonance Imaging_) , saya lihat CT ( _Computed Tomography_) Scan-nya, saya berpikir ini yang mengoperasikan ada _ndak_ ? . Karena peralatannya super modern, mestinya ada kerjasama dengan rumah sakit lain untuk pengoperasian alat ini. Ada tadi seperti CT Scan, satu alat saja saya tanya Pak Menteri Kesehatan harganya Rp. 20 Miliar. Ini yang harus terus kita rawat,” Ujar Jokowi.
Mengakhiri sambutannya, Jokowi berharap infrastruktur kesehatan ini mampu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, serta turut meningkatkan SDM khususnya ketersediaan dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kekurangan yang ada.
Selain itu, Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU dalam laporannya menyampaikan, “Pembangunan RSUP dr. Ben Mboi merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah Indonesia Timur, setelah sebelumnya meresmikan di wilayah Ambon, hari ini di Kota Kupang. Rencananya akan diresmikan dua _superhub_ di Surabaya kemungkinan akan selesai di bulan Juni-Juli 2024 untuk menarik pasien-pasien yang lebih membutuhkan perawatan lebih kompleks di Bali, NTB dan NTT dan _superhub_ kedua di Makassar, kemungkinan selesai bulan Juli 2024 untuk menarik pasien-pasien dari rumah sakit di Ambon (Maluku), Papua, dan Kalimantan,” Jelas Budi.
Turut mendampingi Presiden Jokowi pada kegiatan ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Forkopimda Provinsi NTT, Penjabat Walikota Kupang Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, Istri Alm. Ben Mboi sekaligus Menteri Kesehatan RI masa Kabinet Indonesia Bersatu II Nafsiah Mboi Walinono, Jajaran Manajemen RSUP dr. Ben Mboi, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. ****
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













