“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena listrik telah menyala di kampung kami. Berkat Tuhan kami rasakan melalui bantuan yang telah PLN berikan dari pemasangan listrik gratis dan bantuan sembako ini. Semoga PLN selalu diberikan kemudahan dalam pekerjaannya,” ungkap Stefanus.
Kehadiran listrik di Desa Ngancar membawa dampak positif yang signifikan dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan UMKM. Dalam bidang pendidikan, listrik memungkinkan penggunaan perangkat elektronik yang meningkatkan kualitas belajar dan akses informasi. Di sektor kesehatan, listrik mendukung penggunaan peralatan medis modern, penyimpanan obat yang lebih baik, dan pelayanan darurat yang lebih efisien. Sementara dalam sektor UMKM, listrik meningkatkan produktivitas dan inovasi produk. Secara keseluruhan, listrik membawa harapan baru bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Ngancar.
Margaretha Yupukoni, Ketua Srikandi PLN UIW NTT, menyatakan bahwa para Srikandi PLN sangat antusias untuk ikut serta dalam penyediaan listrik bagi masyarakat.
“Sebagai bagian dari Srikandi PLN, kami bangga bisa berperan aktif dalam penyediaan listrik bagi negeri. Kami terlibat dalam berbagai tahap, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap daerah mendapatkan akses listrik yang layak, karena listrik adalah kebutuhan dasar yang penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami yakin Srikandi PLN bisa,” kata Margaretha.
General Manager PLN UIW NTT, I Gede Agung Sindu Putra, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung upaya pemberdayaan perempuan di dalam perseroan dan masyarakat luas.
“Srikandi PLN punya peranan penting untuk mendorong persamaan hak perempuan dalam karir, keluarga, bahkan masyarakat. Kami mendukung Srikandi PLN untuk mengambil peran aktif dan penting dalam mewujudkan akses listrik yang merata bagi semua lapisan masyarakat,” pungkas Sindu.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













