Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan peluncuran Pusat Bantuan Hukum Pemuda Katolik Kota Kupang. Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang memberikan apresiasi atas inisiatif ini, yang dinilainya sebagai langkah positif dalam menyediakan advokasi, pendampingan, dan bantuan hukum bagi masyarakat yang berhadapan dengan permasalahan hukum. Ia berharap Pemuda Katolik terus melakukan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Kupang.
Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Provinsi NTT, Yuvensius Tukung, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini relevan dengan eksistensi orang muda yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di Kota Kupang, sekaligus menggambarkan keberpihakan pemerintah terhadap generasi muda di kota tersebut.
“Ini menjadi pintu masuk bagi teman-teman untuk melihat dengan jelas bagaimana eksistensi dan kontribusi UMKM. Secara demografis, mayoritas 52 persen penduduk Kota Kupang adalah kaum muda atau usia produktif yang perlu ditingkatkan kemampuan usahanya dalam persiapan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Yuvensius juga menambahkan bahwa lembaga-lembaga pendidikan di Kota Kupang telah menghasilkan lulusan yang diharapkan dapat memberikan dampak pada dunia kerja. Melalui seminar ini, para peserta diharapkan dapat dibekali ilmu untuk menemukan solusi yang menghubungkan cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana keberadaan pemuda mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Kupang, baik dalam sektor ekonomi, UMKM, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













