Pemerintahan Provinsi NTT Berkomitmen Memulai Proyek Jembatan Palmerah dan PLTAL Larantuka di akhir Tahun 2024

  • Bagikan
IMG 20240910 WA0000

Mr. Erick van den Eijnden, CEO Tidal Bridge BV, menargetkan penyelesaian proyek dalam waktu dua tahun, yakni antara 2025 dan 2027, berkat dukungan dari legislatif dan eksekutif. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Kami berharap bisa memulai proyek ini tahun ini,” katanya.

Andre Koreh, Kuasa Direktur PT Tidal Bridge Indonesia-Larantuka, menjelaskan bahwa MoU yang akan ditandatangani mencakup tanggung jawab operasional dan pemeliharaan jembatan selama 20 tahun oleh investor, dengan administrasi infrastruktur di bawah PUPR Pusat. “Dengan MoU yang segera ditandatangani, kami akan melanjutkan dengan uji coba turbin dan, jika berhasil, pembangunan jembatan akan segera dimulai,” ujar Andre.

Proyek ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat NTT, meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi daerah. *

  • Bagikan