“Kami akan segera melakukan kajian mendalam terkait situasi ini dan mencari solusi yang tepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,” ujar Simanungkalit.
Sementara itu, Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore, mengungkapkan harapannya agar penanganan jangka panjang dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Nusa Tenggara II dapat segera terlaksana. “Kami berharap penanganan yang dilakukan tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga berkelanjutan, agar pemukiman warga, lahan pertanian, serta akses jalan tetap terlindungi. Dengan demikian, aktivitas masyarakat tidak akan terganggu dalam jangka panjang,” ungkap Riwu Kore.
Kedua pihak berharap langkah-langkah segera diambil untuk menangani bencana longsoran tersebut, demi meningkatkan keselamatan warga serta mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













