Kupang, 2 Oktober 2024 – Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Terpadu Benain dan Noelmina digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tujuan menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Konsultasi ini bertujuan untuk menyusun strategi pengelolaan terpadu yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta deforestasi.
Dalam acara tersebut, Dolfus Tuames, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Benain Noelmina, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam pengelolaan DAS. “Rencana pengelolaan DAS merupakan dokumen teknokratik yang melibatkan berbagai pihak untuk memulihkan lingkungan hidup, terutama dalam menghadapi tantangan biofisik seperti curah hujan yang pendek dan intensitas yang tinggi di NTT,” ungkapnya.
Kondisi biofisik yang terbatas, seperti curah hujan yang singkat, menjadi penghambat pemulihan lingkungan. Faktor sosial budaya juga dianggap sebagai salah satu penyebab tantangan dalam upaya pemulihan DAS. Selain itu, masih banyak kelembagaan yang bekerja secara terpisah tanpa sinergi yang memadai.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













