Topik : 

Bupati TTS Sampaikan Pernyataan Resmi Terkait Peristiwa Keracunan Makanan Bergizi Gratis

Reporter : Jack
  • Bagikan
IMG 20251006 123750

1. Bahwa pada hari Jumat tanggal 03 Oktober 2025 telah diberikan makanan bergizi gratis kepada 16 sekolah (3 PAUD, 5 TK, 4 SD, 2 SMP namun dalam pelaksanaannya SMPN 1 Soe anak-anak belum mengkonsumsi MBG karena adanya kekurangan jumlah makanan MBG dan sudah adanya peristiwa dugaan keracunan di SD GMIT Soe 2), 2 SMA/SMK, 1 Tempat Penitipan Anak (TPA), dan 4 Posyandu dengan jumlah MBG sebanyak 3.005 paket yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (Dapur Kota Soe 1). Namun setelah anak-anak mengkonsumsi MBG tersebut, maka terjadi gejala muntah-muntah yang dicurigai karena keracunan MBG yang dikonsumsi tersebut dengan rincian sebagai berikut:

  1. SD GMIT Soe 2 : 202
  2. SDI Oenasi : 70
  3. SDI Soe : 29
  4. SD Advent : 13
  5. TK Oenasi : 20
  6. SMP Advent : 12
  7. SMA Karya : 9
  8. SDI Maleset : 6
  9. Posyandu Kota Baru : 6
  10. SMK Kristen : 6
  11. Posyandu Bayangkari : 3
  12. TK Advent : 2
  13. PAUD Cendana : 2
  14. Posyandu Maleset : 2
  15. Posyandu Nonohonis : 1
  16. TK Ora Et Labora : 1

2. Langkah-langkah penanganan yang dilakukan adalah Pemda melakukan koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Wakil Bupati TTS memimpin rapat evaluasi penanganan oleh Satgas pada hari Jumat malam serta mengaktifkan Satgas MBG untuk melakukan pertolongan dengan cara:

  1. Memerintahkan Direktur RSUD Soe untuk menggerakkan semua sumber daya di RSUD Soe untuk lakukan penanganan darurat dugaan keracunan MBG.
  2. Memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk memperbantukan tenaga medis dari Puskesmas Kota Soe, Puskesmas Binaus, Puskesmas Nule dan Puskesmas Siso dengan membuka posko di depan Dinas PRKP, Aula BKPSDMD, SD GMIT Soe 2, depan IGD RSUD dan Puskesmas Kota Soe
  3. Menggerakkan BPBD Kabupaten TTS, Dinas Sosial dan Pol PP Kabupaten TTS untuk membuka kemah dan menyiapkan velbed sebagai tempat pelayanan darurat.
  4. Mengambil sampel makanan baik di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (Dapur Kota Soe 1) maupun yang dikonsumsi MBG di sekolah dan posyandu untuk dikirim ke BPOM Kupang dan Labnakes Kupang untuk diperiksa.
Baca Juga :  Menjadi Profesor Perempuan pertama dari Bumi Flotim, Prof.Dr. Bernadete Barek Koten, S.Pt.,MP rayakan Misa syukur Di Kampung Waiklibang

3. Bahwa dari 384 korban keracunan MBG itu, sebanyak 382 sudah pulih dan kembali ke rumah setelah dirawat pada hari Jumat tanggal 03 Oktober 2025, sedangkan 2 orang korban dilakukan perawatan sampai dengan hari Sabtu siang tanggal 04 Oktober 2025 dan pada sore harinya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing karena sudah pulih.

4. Langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi kasus serupa di kemudian hari, yakni pada Sabtu, 04 Oktober 2025, Bupati TTS memimpin rapat evaluasi dan langkah yang akan diambil di ruang rapat Bupati, dan hasilnya sebagai berikut:

  1. Meminta Koordinator Wilayah MBG Kabupaten TTS untuk menghentikan sementara pendistribusian paket MBG ke sekolah/posyandu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (Dapur Kota Soe 1) sampai dengan waktu yang akan ditentukan.
  2. Meminta Koordinator Wilayah MBG Kabupaten TTS untuk melaporkan peristiwa keracunan MBG ini ke Koordinator Wilayah MBG Provinsi untuk diambil langkah-langkah pembenahan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (Dapur Kota Soe 1)
  3. Memerintahkan Satgas MBG Kabupaten TTS untuk lebih sering melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke empat (4) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (Dapur MBG) yang berada di Kabupaten TTS.
  • Bagikan