Sekda Kota Kupang Resmi Buka FGD III Penyusunan Dokumen RP2KPKPK Tahun 2025

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251203 WA00561

Kupang,Timorsavana.com || Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., membuka secara resmi kegiatan FGD III bagi masyarakat pada kawasan perumahan dan permukiman kumuh yang berlangsung di Hotel Naka, Rabu (3/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akhir penyusunan Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKPK) Tahun 2025.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Penyusun Dokumen RP2KPKPK, Prof. David Pandie, Ketua Forum PKP Kota Kupang Tahun 2025, Ram Hendrikus, M.S., Perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, para Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Kota Kupang, Camat dan Lurah setempat, serta peserta seminar dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Kupang Jeffry Edward Pelt menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan perumahan yang layak dan manusiawi di Kota Kupang.

“Saya mengajak kita semua untuk melihat pertemuan ini bukan hanya sebagai seminar biasa. Ini adalah wadah kerja bersama untuk memastikan kualitas perumahan dan permukiman kita semakin baik. Kita harus mencegah munculnya kawasan kumuh baru, sekaligus meningkatkan kualitas kawasan kumuh yang ada,” tegasnya.

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyusun dan pihak terkait yang telah bekerja keras melengkapi dokumen teknis yang menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menentukan arah intervensi dan pembiayaan ke depan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan memperjuangkan rekomendasi hasil seminar ini untuk masuk dalam tahapan reintegrasi, yakni mekanisme pembiayaan nasional untuk penanganan permukiman.

“Kami optimis bahwa rekomendasi hari ini akan menjadi dasar penganggaran dan intervensi pada tahun 2026. Semoga hasil seminar ini memberi manfaat besar bagi pembangunan perumahan dan permukiman di Kota Kupang,” ujarnya.

  • Bagikan