Dorong Peningkatan Pendidikan dan Kebersihan, Pj Walikota Kupang Ajak Orang Tua dan Guru Berperan Aktif

  • Bagikan
IMG 20240912 WA0016

Kupang, 12 September – Penjabat (Pj.) Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., Kamis pagi tadi (12/09) melakukan kunjungan ke SD Negeri 2 Oebobo, SD Negeri 1 Oebobo, dan SMP Negeri 1 Kupang. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi sarana dan prasarana sekolah serta memberikan arahan terkait peningkatan kualitas pendidikan, kebersihan lingkungan, dan berbagai hal penting lainnya.

Pj. Wali Kota memulai kunjungan di SD Negeri 2 Oebobo yang memiliki 27 guru, 304 siswa, dan 12 rombongan belajar (rombel). Dalam kunjungannya, Pj. Wali Kota menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dengan fokus pada kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung. Linus Lusi mengingatkan para guru untuk terus mengajarkan sikap positif dan disiplin kepada siswa. Ia juga berharap agar orang tua dapat berperan aktif dalam mendukung sekolah, misalnya dengan memberikan bantuan sukarela berupa sarana dan prasarana jika memungkinkan, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Selain itu, Pj. Wali Kota menekankan pentingnya literasi pemerintahan agar siswa dapat memahami peran dan fungsi pemerintahan sejak dini.

Di SD Negeri 1 Oebobo, yang memiliki 14 guru, 6 pegawai, 192 siswa, dan 8 rombel, Pj. Wali Kota memantau sarana dan prasarana sekolah, termasuk kebersihan toilet, ketersediaan air, dan sabun. Pada saat kunjungan, kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung karena para guru sedang mengikuti pelatihan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Oebobo dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia juga mendorong agar modul ajar direviu secara berkala dan metode pengajaran lebih aplikatif agar mudah diserap siswa.

Selama kunjungan, Pj. Wali Kota memberikan perhatian khusus pada kebersihan lingkungan sekolah. Di SD Negeri 2 Oebobo, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, terutama kebersihan toilet, dan menanyakan tentang keberadaan sumur bor sebagai sumber air bersih. Siswa diajarkan untuk membudayakan antre, menjaga kebersihan dan kebiasaan-kebiasaan, seperti tidak meludah sembarangan, memperhatikan etika ketika batuk, dan penggunaan masker. Ia menegaskan bahwa kebiasaan menjaga kebersihan di sekolah harus sejalan dengan praktik di rumah. Pj. Wali Kota juga memeriksa kantin sekolah dan mengimbau penjual untuk memperhatikan kualitas serta kandungan gizi dari jajanan yang dijual.

  • Bagikan