Gubernur NTT Resmi Launching OSOP “Tunavasi 7” dan KKO Hockey, Dorong Siswa Jadi Generasi Kreatif dan Mandiri

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
20260831 124129

Peluncuran OSOP “Tunavasi 7” dan KKO Hockey akhirnya menjadi momentum penting bagi SMA Negeri 7 Kupang untuk terus menenun asa dan mencetak generasi berbudaya, berkarakter, berprestasi, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Sementara Kepala SMA Negeri 7 Kupang Wemvrid Metusalak Boimau, S.Pd., M.Hum.

dalam laporannya mengatakan, program OSOP merupakan salah satu bentuk implementasi inovasi sekolah dalam mendorong semangat kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi lokal yang ada di NTT.

Program OSOP SMA Negeri 7 Kupang diberi nama “Tunavasi 7”, yang mulai dikembangkan sejak Agustus 2026 dengan mengangkat produk olahan berbahan dasar ikan tuna.

Nama “Tunavasi 7” memiliki filosofi tersendiri. Kata “Tuna” merujuk pada bahan baku utama berupa ikan tuna segar, sementara “Vasi” merupakan bagian dari kata inovasi yang menggambarkan kreativitas sekolah dalam mengolah bahan mentah menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah. Angka 7 menjadi identitas SMA Negeri 7 Kupang.

Pemilihan ikan tuna sebagai bahan utama juga didukung oleh sumber daya manusia di sekolah yang memiliki kompetensi dalam pengolahan hasil perikanan.

Para guru berperan dalam membimbing siswa, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan yang higienis hingga pengemasan produk.

Selain OSOP, SMA Negeri 7 Kupang juga secara resmi meluncurkan Kelas Khusus Olahraga (KKO) cabang Hockey.

Program tersebut menjadi wadah bagi peserta didik yang memiliki bakat dan potensi di bidang olahraga agar dapat mengembangkan prestasinya tanpa mengesampingkan pendidikan formal.

Proses pembentukan KKO Hockey telah dimulai sejak Juli 2025 melalui sosialisasi yang melibatkan pihak sekolah dan SKO Flobamorata Kupang.

Tingginya minat siswa kemudian ditindaklanjuti melalui proses seleksi hingga terpilih 36 atlet untuk mengikuti kelas khusus tersebut. Para siswa juga mendapatkan pembinaan akademik serta jadwal latihan yang terstruktur dua kali dalam seminggu.

Baca Juga :  Bupati TTS Lepas 37.500 Kg Benih Jagung MAXXI 1 untuk 32 Kecamatan dan 260 Desa

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMA Negeri 7 Kupang kembali melaksanakan seleksi untuk angkatan kedua KKO Hockey.

Setelah melalui proses pembinaan selama kurang lebih satu tahun, KKO cabang Hockey tersebut kini resmi diluncurkan sebagai kelas khusus yang beroperasi di SMA Negeri 7 Kupang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, mengatakan pengembangan dua program tersebut sejalan dengan visi pendidikan yang ingin diwujudkan pemerintah daerah.

Menurut Ambrosius, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

Ia menekankan setidaknya terdapat tiga kemampuan yang harus berjalan bersama dalam proses pendidikan, yakni karakter, kemampuan akademik dan kemampuan kewirausahaan.

“Dalam visi kita, kita mewujudkan NTT yang memiliki karakter, kemampuan akademik dan kemampuan wirausaha. Apa pun yang kita kerjakan merujuk pada ini,” ujarnya.

Menurutnya, tiga aspek tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dan sekolah dalam mempersiapkan generasi muda NTT agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Karena itu, keberadaan OSOP dan kelas khusus olahraga di SMAN 7 Kupang dinilai sebagai langkah konkret menerjemahkan visi tersebut ke dalam program yang langsung menyentuh peserta didik.

 

Tiga Dekade SMAN 7 dan Langkah Baru

 

Peluncuran OSOP dan pengukuhan kelas khusus hockey juga menjadi bagian dari perjalanan panjang SMAN 7 Kupang yang pada tahun ini memasuki usia 30 tahun.

Dengan tema “30 Tahun Menenun Asa, Mewujudkan Generasi Berbudaya, Berkarakter dan Berdampak”, sekolah ingin menjadikan momentum tiga dekade bukan sekadar perayaan, tetapi titik untuk memperkuat arah pendidikan ke depan.

Wemvrid mengatakan perjalanan 30 tahun merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu, guru dan seluruh keluarga besar sekolah.

Pada momentum tersebut, SMAN 7 Kupang juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana dengan melakukan penggalangan dukungan bagi para korban.

Baca Juga :  SD Inpres Nunumeu Rayakan HUT ke-103 Kota Soe dengan Rawat Kebun Sains

Bahkan, dalam kunjungannya, Gubernur Melki secara spontan meminta jajarannya menyiapkan kotak untuk membantu korban bencana Flores.

Kunjungan Gubernur kemudian dilanjutkan dengan melihat langsung produk OSOP “Tunavasi 7” serta kegiatan pembinaan hockey di SMAN 7 Kupang.

Bagi sekolah, kehadiran Gubernur sekaligus menjadi dukungan moral terhadap dua program yang sedang mereka bangun.

Di satu sisi, Tunavasi 7 mengajarkan siswa bahwa potensi lokal dapat diubah menjadi karya dan peluang ekonomi.

Di sisi lain, kelas khusus hockey memberi ruang bagi siswa berbakat untuk ditempa menjadi atlet tanpa meninggalkan pendidikan formal.

Dua program tersebut akhirnya bertemu pada satu cita-cita yang sama: menjadikan sekolah bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga tempat menemukan karakter, mengasah kemampuan, menciptakan karya dan menumbuhkan prestasi.

Memasuki usia ke-30, SMAN 7 Kupang pun memilih untuk tidak berhenti pada cerita masa lalu.

Sekolah itu sedang menenun babak baru—melalui karakter yang kuat, akademik yang unggul, kewirausahaan yang nyata dan talenta olahraga yang dipersiapkan untuk membawa nama NTT ke panggung yang lebih besar.*

  • Bagikan