Acara turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi NTT Samuel Halundaka yang mewakili Gubernur NTT, Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Ketua DPRD TTS Mordekai Liu, serta seluruh jajaran Forkopimda dan ribuan guru serta kepala sekolah dari pelosok desa hingga pusat kota SoE.
Festival ini juga diwarnai dengan lomba Cipta Puisi, Baca Puisi, dan Musikalisasi Puisi pada 27–28 April di SMA Negeri 1 SoE, yang diikuti oleh 77 peserta dari SMA/SMK/SLB se-Kabupaten TTS.
Dengan keberhasilan ini, Kabupaten TTS tak hanya mencetak rekor, tetapi mengukir identitas baru sebagai pusat gerakan literasi sastra daerah. Sebuah langkah maju dalam dunia pendidikan, sekaligus ajakan lantang untuk membangun NTT lewat jalur sekolah.
“Mari kembali ke rahim Flobamorata. Membangun, memajukan, dan mensejahterakan bumi tercinta,” tutup Yusuf Ngadri penuh haru.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













