KUPANG,Timorsavana.com – Gelaran Misi Dagang dan Investasi antara Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) mencetak sejarah dengan nilai transaksi mencapai Rp1,8 triliun, rekor tertinggi dari 46 misi dagang yang pernah diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di balik kesuksesan ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyoroti pentingnya sinergi antara Bank Jatim dan Bank NTT melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB) sebagai fondasi penguatan ekonomi regional.
“Kekuatan ekonomi Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur ini besar sekali skalanya. Misi dagang ini diniatkan agar kita berkembang bersama, maju bersama, dan makmur bersama,” ujar Khofifah dalam acara yang digelar di Kupang, Kamis (6/11/2025).
Khofifah menekankan bahwa KUB ini bukan sekadar merger atau subkoordinasi, melainkan sebuah entitas usaha bank yang telah memenuhi standar regulasi ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Ini kelompok usaha bank. Selama ini kita sudah melakukan penandatanganan KUB dengan Bank Lampung, kemudian kita melakukan juga dengan NTB, kali ini dengan NTT,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













