Timorsavana.com, Kupang – Pada tanggal 21 April 2025, sebuah tonggak penting terukir dalam perjalanan ekonomi Provinsi NTT. Untuk pertama kalinya, wilayah ini berhasil mengekspor berbagai produk olahan kelor dan Sorgum berupa Teh, biskuit dan cokelat ke berbagai destinasi mancanegara.
Negara-negara yang menjadi tujuan awal bagi komoditas unggulan dari bumi Flobamora ini Yaitu Qatar, Australia, Singapura, dan Hongkong.
Dalam sambutannya, Anindya Bakrie menyampaikan apresiasi atas langkah progresif NTT dalam membangun ekosistem ekspor berbasis produk lokal. Ia menegaskan bahwa komoditas seperti kelor dan cokelat dari NTT memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global.
“NTT memiliki kekayaan alam luar biasa, dan hari ini kita menyaksikan bagaimana produk lokal bisa menembus pasar dunia. Ini adalah bukti bahwa dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, UMKM kita mampu naik kelas,” ujar Anindya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman antara GS Organik dan PT Beta Moringa Indonesia. Kerja sama ini difasilitasi oleh Bank Indonesia Perwakilan NTT, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap penguatan rantai pasok dan industrialisasi produk kelor di wilayah timur Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













