Program ini dapat diakses oleh ASN, masyarakat umum, pelaku usaha, hingga nelayan, selama memenuhi persyaratan kelayakan penghasilan.
Direktur Operasi Pengerahan BP Tapera, Budi Santoso, menilai kegiatan sosialisasi ini sangat positif untuk mendorong pemanfaatan fasilitas pembiayaan rumah bagi masyarakat luas, bukan hanya ASN.
“Ini langkah yang baik. Harapannya masyarakat, termasuk ASN baru, bisa memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini. Target nasional adalah 3 juta rumah, dan NTT khususnya Kota Kupang dan Kabupaten Kupang sedang mengalami pertumbuhan pembangunan yang cukup besar,” ujarnya.
Budi menjelaskan bahwa kuota 300 unit untuk Bank NTT tidak dibatasi secara provinsi. Secara nasional, BP Tapera menargetkan penyaluran 350.000 unit rumah pada 2025, bekerja sama dengan 41 bank, termasuk Bank NTT, Bank Himbara, BRI, BNI, dan Mandiri.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













