General Manager PLN UIW NTT, I Gede Agung Sindu Putra menyampaikan bahwa PDKB memiliki tingkat risiko yang tinggi dalam bekerja.
“Tentu saja keselamatan adalah nomor satu dan harus diutamakan serta harus selalu mentaati SOP yang berlaku karena pekerjaan ini memiliki risiko yang tinggi. Sangatlah penting SOP diterapkan dan pengujian alat bekerja harus dikalibrasi secara berkala,” ujar Sindu.
Saat ini Jumlah personal Tim PDKB UP3 Kupang berjumlah 12 Orang yakni, 6 (enam) Orang metode berjarak dan 6 (enam) Orang metode sentuh langsung.
Manager UP3 Kupang Saut Pardomuan Pandjaitan menjelaskan pentingnya peran Tim PDKB di UP3 Kupang yang mampu melakukan berbagai pekerjaan teknis kelistrikan dan dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien.
“Tim PDKB UP3 Kupang sangat diperlukan bagi Masyarakat, sebab tim ini mampu melakukan berbagai pekerjaan teknis kelistrikan dengan efektif dan efisien, pekerjaan yang sebelumnya memerlukan pemadaman listrik dapat dilakukan tanpa pemadaman Oleh PDKB dan juga titik pekerjaannya menjadi 6 kali lipat lebih banyak dibandingkan pekerjaan yang dilakukan pemadaman Listrik,” ungkap Saut.
Dengan adanya Tim PDKB di PLN UP3 Kupang, PLN berusaha menjaga kualitas pelayanan PLN kepada masyarakat dapat terjaga dengan baik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













