Satker PJN Wilayah IV BPJN NTT Catat Progres 93,61 Persen, Sejumlah Proyek Tuntas 100 Persen

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20261016 WA0009

KUPANG, timorsavana — Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah IV, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat progres fisik pekerjaan jalan dan jembatan mencapai 93,61 persen hingga Oktober 2026. Sementara realisasi keuangan tercatat sebesar 70,53 persen.

Capaian tersebut mencakup pekerjaan preservasi jalan, Penanganan Mendesak Tanggap Darurat (PMTD), pembangunan akses jalan menuju hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, penggantian jembatan, program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), hingga penanganan dampak gempa bumi Flores.

Kepala Satker PJN Wilayah IV, Wely Sugu Djawa, S.T., M.T., menyampaikan pelaksanaan pekerjaan di wilayah kerjanya mencakup paket kontraktual, penanganan darurat, serta pemeliharaan jalan melalui pola swakelola.

Untuk pekerjaan preservasi jalan kontraktual, Satker PJN Wilayah IV menangani enam paket yang tersebar pada sejumlah ruas jalan nasional.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan untuk menjaga kondisi dan fungsi jalan, mempertahankan kualitas pelayanan, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Pada wilayah PPK 4.1, pekerjaan preservasi mencakup ruas Jalan Aegela–Batas Kota Ende dan Jalan Danga–Aegela–Marapokot. Progres fisik pekerjaan telah mencapai 93,12 persen.

Selanjutnya, pada wilayah PPK 4.2, preservasi Jalan Ende–Wolowaru–Junction Kelimutu mencatat progres fisik sebesar 43,91 persen.

Sementara itu, preservasi Jalan Wolowaru–Batas Kota Maumere di wilayah PPK 4.3 telah mencapai 97,06 persen.

Pada PPK 4.4, pekerjaan preservasi Jalan Maumere–Wairunu mencatat progres fisik sebesar 87,66 persen.

Adapun di wilayah PPK 4.6 terdapat dua paket preservasi. Paket pertama meliputi ruas Wailebe–Simpang Sagu, Simpang Witihama hingga Pelabuhan Deri ASDP dengan progres fisik mencapai 90,74 persen. Paket kedua, preservasi Jalan Waijarang–Balauring, telah mencapai 91,69 persen.

Secara keseluruhan, anggaran enam paket preservasi jalan kontraktual tersebut mencapai sekitar Rp35,725 miliar.

Baca Juga :  Syukuran dan Temu Pisah Ketua TP PKK Kota Kupang: Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Lebih Baik

Anggaran tersebut terdiri atas PPK 4.1 sebesar Rp9,370 miliar, PPK 4.2 sebesar Rp6,387 miliar, PPK 4.3 sebesar Rp7,334 miliar, PPK 4.4 sebesar Rp6,579 miliar, serta dua paket di PPK 4.6 masing-masing sebesar Rp4,047 miliar dan Rp2,006 miliar.

Dengan progres yang bervariasi, penyelesaian pekerjaan preservasi menjadi bagian penting dalam menjaga kemantapan jalan nasional di wilayah kerja Satker PJN Wilayah IV.

Akses Huntap Lewotobi Capai 94,73 Persen

Selain preservasi, Satker PJN Wilayah IV juga melaksanakan pekerjaan Penanganan Mendesak Tanggap Darurat (PMTD).

Salah satu pekerjaan berada pada ruas Jalan Batas Kota Ende–Detusoko di wilayah PPK 4.2. Pekerjaan tersebut telah mencapai progres fisik 100 persen.

Satker PJN Wilayah IV juga membangun akses jalan menuju hunian tetap bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Paket yang ditangani PPK 4.5 tersebut telah mencapai progres fisik sebesar 94,73 persen.

Pembangunan akses menuju hunian tetap menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan pascabencana, terutama untuk memastikan masyarakat memiliki akses transportasi yang memadai menuju kawasan tempat tinggal baru.

Selain itu, Satker PJN Wilayah IV menangani penggantian Jembatan Waijelo di wilayah PPK 4.6. Hingga pertengahan Oktober 2026, progres fisik pekerjaan tersebut telah mencapai 95,1 persen.

Penyelesaian pekerjaan tersebut diharapkan meningkatkan keandalan infrastruktur jalan dan jembatan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Dua Paket IJD Tuntas 100 Persen

Capaian positif juga terlihat dalam pelaksanaan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Wely menjelaskan, dua paket IJD yang ditangani Satker PJN Wilayah IV telah rampung dengan progres fisik 100 persen.

Kedua pekerjaan tersebut adalah penanganan ruas Nangambu’a–Watumite di wilayah PPK 4.2 dan pembangunan Jalan Waikomo–Mulandoni 2 di wilayah PPK 4.6.

  • Bagikan