“Bendungan Temef yang dibangun selama tujuh tahun ini menelan biaya Rp 2,7 triliun. Bendungan ini sangat besar dan akan memberikan manfaat besar bagi petani di NTT untuk menanam padi, jagung, ketela, dan tanaman lainnya,” jelas Presiden Jokowi. Ia juga menambahkan bahwa bendungan ini diperkirakan akan terisi penuh hingga 100% pada bulan Januari mendatang, bertepatan dengan musim hujan.
Penekanan layar sentuh dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo menjadi simbol resmi peresmian Bendungan Temef. Acara ini mendapat antusiasme besar dari masyarakat setempat, yang berharap proyek ini akan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan mereka, terutama dalam sektor pertanian dan pengendalian banjir.
Bendungan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan kekeringan dan keterbatasan air di NTT, serta mendorong kemakmuran bagi masyarakat setempat.(Lia)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













