“Saya berharap setelah bimtek ini, saudara-saudara membuat rencana tindak lanjut (RTL) di masing-masing sekolah, sehingga sekolah dalam hal ini secara khusus bisa mencari model yang paling cocok untuk diterapkan di lingkungan sekolahnya”, ujarnya
Lebih lanjut dikatakannya, terkait dengan persoalan-persoalan siswa di luar pagar sekolah yang tidak bisa dicegah langsung oleh pihak sekolah, sebaiknya lakukan langkah koordinasi dengan stakeholder yang lain. Prinsip dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba menurut Yanuar, sepanjang anak-anak itu berada di lingkungan sekolah maka wajib bagi sekolah untuk memastikan anak-anak itu tetap aman.
Sementara itu Kepala BNN Kota Kupang Kombes Pol. Nelson Felipe Dias Quintas, S.I.K., M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa pentingnya peran pendidikan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan sebuah upaya agar kita semua sadar bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita lindungi dari berbagai ancaman, termasuk ancaman narkoba yang bisa merusak masa depan mereka.
“Pendidikan adalah garda terdepan dalam membangun kesadaran akan bahaya narkoba. Oleh sebab itu melalui bimtek ini diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. kita harus bersatu padu dalam memerangi narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik,” ucapnya. *
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













