Ketidakpastian nasib 44 tenaga non-ASN DPRD TTS berlanjut. Pemda masih bungkam meski hasil konsultasi dengan BKN telah diperoleh. Apa langkah Bupati TTS selanjutnya?
Timor Savana.Com, Soe – Nasib 44 tenaga non-ASN di DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) masih belum menemui titik terang. Hingga saat ini, mereka masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah, yang seharusnya segera ditindaklanjuti setelah hasil konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) diperoleh.
Sebelumnya, tenaga non-ASN ini dinyatakan tidak memenuhi syarat, tetapi tetap lulus dalam seleksi administrasi. Kondisi ini membuat mereka menggantungkan harapan pada hasil konsultasi yang telah dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) TTS ke BKN. Namun, hingga kini belum ada kejelasan mengenai langkah yang akan diambil oleh Bupati TTS.
Saat dikonfirmasi pada Senin, 17 Maret 2025, Kepala BKPSDMD Kabupaten TTS, Dominggus Banunaek, membenarkan bahwa mereka telah kembali dari BKN dengan hasil konsultasi yang siap diserahkan kepada Bupati.
“Ya, kami sudah pulang dari BKN,” ungkapnya singkat. Namun, ketika ditanya mengenai isi hasil konsultasi tersebut, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut. “Untuk hasil konsultasi, nanti langsung ke Bupati saja. Memang sudah ada, tetapi kami tidak bisa beritahukan. Kami akan segera menyerahkannya ke Bupati untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Ketidakpastian ini memicu reaksi luas dari masyarakat, terutama tenaga honorer yang tengah berjuang mendapatkan kepastian status. Netizen pun terus mempertanyakan perkembangan terbaru kasus ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













