Kepala Desa Oesena, Nelson F. Boymau, selaku mitra kerja sama turut memberikan dukungan dan penguatan terhadap program ini. Beliau mengonfirmasi bahwa mahasiswa MBKM memang memiliki sejumlah program, baik kelompok maupun individu, yang akan dijalankan selama dua bulan bertugas di desa.
“Jaman sekarang ini kalau otak kita tidak diasah dengan membaca, maka kita akan mengalami ketertinggalan dan mudah dibodohi. Kalian sebagai anak sekolah harus tumbuhkan hobi dan kecintaan akan membaca dalam diri,”
ujarnya.
Kepala Desa juga menyinggung soal program literasi yang sebenarnya sudah tersedia di kantor desa, namun belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun pelajar setempat. Beliau berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan mahasiswa MBKM ini dapat mendorong perubahan nyata.
“Anak-anak harus cinta membaca. Saya berharap semoga dengan kegiatan ini, dalam diri anak-anak di SMP ini timbul jiwa suka membaca, karena kalian inilah yang nanti akan menjadi pemimpin, kepala desa menggantikan saya, kepala sekolah, bahkan presiden. Tapi untuk menggapai semua itu, kita harus belajar, harus tahu berhitung, membaca, dan harus tahu menulis,”
harap Nelson.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dari seluruh peserta dan ditutup dengan sesi foto bersama. Program kerja individu milik Thio ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa MBKM Unwira Kupang dalam mendorong kemajuan Desa Oesena, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Narahubung : Maximus Leontius Boro Suban (Thio), Prodi Ilmu Pemerintahan, Unwira Kupang
Program : MBKM Desa Binaan — Desa Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













