Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia Julia Nomleni angkat bicara menyikapi tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di TTS. Ia menegaskan rumah harus menjadi tempat paling aman dan mengajak masyarakat ikut mencegah kekerasan
Soe – Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Julia Nomleni, angkat bicara menyikapi tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, dengan menjadikan rumah sebagai ruang yang aman bagi setiap anggota keluarga.
Pernyataan itu disampaikan Emi (Sapaan) saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan DPC TTS yang digelar di GOR Nekmese Soe, Kamis, 23 Juli 2026.
Dalam wawancara, Emelia mengatakan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak sejatinya berawal dari dalam rumah. Menurutnya, negara memang telah menghadirkan berbagai regulasi untuk memberikan perlindungan hukum, namun langkah tersebut tidak akan cukup tanpa keterlibatan keluarga dan masyarakat.
“Negara hadir dan memberikan perlindungan melalui berbagai regulasi. Tetapi yang harus kita bangun hari ini adalah bagaimana rumah menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak-anak, bahkan juga bagi laki-laki,” kata Emelia.
Perempuan berdarah Timor itu kembali menegaskan, rumah semestinya menjadi tempat pertama yang memberikan rasa aman, kasih sayang, dan perlindungan. Jika fungsi itu hilang, maka perempuan dan anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kekerasan.
Ia menilai, keberadaan undang-undang yang mengatur perlindungan terhadap perempuan dan anak belum cukup apabila masyarakat memilih diam ketika mengetahui adanya tindak kekerasan.
Menurutnya, setiap orang yang berada di sekitar korban memiliki tanggung jawab moral untuk tidak menutup mata terhadap peristiwa kekerasan yang terjadi.
“Ketika kejadian-kejadian itu terjadi, orang-orang di sekeliling harus ikut terlibat. Kita berharap tidak ada kekerasan dalam rumah, tetapi kenyataannya hari ini rumah kadang-kadang tidak lagi menjadi tempat aman bagi perempuan dan anak-anak,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













