Upacara HUT ke-81 RI, Kementerian PU Tekankan Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
20260817 090047

KUPANG,timorsavana– Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak semata-mata diukur dari selesainya sebuah proyek, tetapi dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dalam sambutan yang dibacakan oleh perwakilan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Nusa Tenggara Timur, Sutryanto Yuli Heri Sapto, ST, pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum NTT, Senin (17/8/2026).

Sebelum membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum, Sutryanto mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan masyarakat Flores dan wilayah sekitarnya yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan, kesabaran, keselamatan, dan kekuatan dalam menghadapi bencana tersebut. Doa juga disampaikan bagi seluruh pihak yang tengah bekerja membantu proses penanganan dan pemulihan pascagempa.

Upacara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang, para kepala balai Kementerian Pekerjaan Umum di NTT atau yang mewakili, pejabat struktural, kepala satuan kerja, pejabat pembuat komitmen, jajaran aparatur sipil negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan, penyedia jasa, serta mitra kerja Kementerian Pekerjaan Umum.

Dalam sambutannya, Menteri Pekerjaan Umum mengatakan momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Pekerjaan Umum untuk terus bekerja demi kepentingan rakyat.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pekerjaan di Kementerian Pekerjaan Umum sangat sederhana, yakni apakah pembangunan yang dilakukan benar-benar mampu memudahkan kehidupan masyarakat.

“Ukuran pekerjaan kita sederhana, apakah pekerjaan kita sudah benar-benar memudahkan hidup rakyat,” demikian pesan Menteri Pekerjaan Umum.

Perkuat Ketahanan Air dan Pangan

Untuk memperkuat ketahanan air dan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum telah menangani lebih dari 12.700 kilometer jaringan irigasi yang melayani sekitar 789.000 hektare sawah.

Baca Juga :  Tanah Keluarga dr.Christian Widodo Dihibahkan Untuk Bangun Monumen Pancasila

Selain itu, pemerintah juga membangun 2.799 pompa jaringan irigasi air tanah serta mempercepat penyelesaian 15 bendungan.

Menteri menegaskan, pembangunan tidak dapat dinyatakan selesai hanya karena pekerjaan konstruksi telah rampung. Infrastruktur tersebut harus dipastikan berfungsi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pekerjaan kita belum selesai ketika konstruksi selesai. Pekerjaan kita selesai ketika air benar-benar sampai ke sawah,” tegasnya.

Di sektor konektivitas, Kementerian Pekerjaan Umum juga menangani lebih dari 1.664 kilometer jalan nasional, membangun 34 kilometer jalan tol, serta lebih dari 1.300 meter jembatan dan jembatan gantung.

Pembangunan infrastruktur tersebut diarahkan untuk mendekatkan masyarakat dengan pusat pendidikan, pasar, kawasan produksi, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas.

PU Harus Hadir Saat Bencana

  • Bagikan