“Banyak orang punya mimpi besar, tapi sedikit yang menjaga mimpi itu tetap hidup ketika mereka tumbuh besar. Ini bukan tentang seberapa besar mimpi kita, tetapi bagaimana kita tetap menjaga dan memperjuangkannya,” ujarnya.
Wali Kota mengingatkan bahwa dunia bergerak cepat, terutama dengan kehadiran digitalisasi dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Karena itu, lulusan dituntut untuk mampu beradaptasi, tidak terjebak pada cara-cara lama yang tidak relevan lagi. “Kita tidak bisa mengubah arah angin, tetapi kita bisa mengubah arah layar. Dunia berubah, dan kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tuturnya.
Prinsip ketiga yang ia titipkan adalah konsistensi, yang menurutnya merupakan penentu keberhasilan dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa komitmen awal adalah hal yang mudah, namun konsistensi adalah yang membedakan siapa yang bertahan sampai akhir. “Tanpa komitmen, kita tidak bisa memulai pekerjaan. Tapi tanpa konsistensi, kita tidak bisa menyelesaikannya,” tegasnya.
Wali Kota menutup sambutannya dengan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan-wisudawati serta harapan agar mereka terus membawa nilai-nilai kerja keras, keteguhan hati, dan rasa hormat kepada orang tua dalam perjalanan hidup berikutnya. “Profisiat untuk seluruh wisudawan-wisudawati. Selamat mengarungi belantara kehidupan. Tetap fokus, beradaptasi, dan konsisten.”*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













