Kupang,Timorsavana.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang dengan tema “Meneguhkan Etika Pelayanan dan Keteladanan melalui Keprotokolan yang Humanis dan Melayani,” yang digelar di Hotel Aston Kupang, Rabu (29/10).
Turut hadir sebagai narasumber dan moderator, Sandra Erawanto, S.STP., M.Pub.Pol., Widyaiswara sekaligus Coach dan Pakar Keprotokolan dan Etika Pergaulan Internasional, bersama Christina T. Weking, M.Hum. dari Balai Bahasa Provinsi NTT, dan Dwi Indriani, S.Tr.IP, Penata Keprotokolan Kemendagri. Kegiatan ini juga dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menekankan bahwa keprotokolan bukan sekadar urusan seremonial, melainkan mencerminkan martabat dan wajah birokrasi pemerintahan.
“Keprotokolan adalah tata rasa dan tata sikap tentang bagaimana kita menampilkan wajah birokrasi, bagaimana kita beretika, berkomunikasi, dan melayani dengan hati. Prinsip dasar pemerintahan adalah melayani, _“to govern is to serve,_” ujar Serena.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan suatu kegiatan pemerintahan tidak hanya diukur dari kemegahan acaranya, tetapi dari bagaimana tamu dan peserta merasa dihargai serta bagaimana suasana kegiatan mencerminkan kesantunan aparatur pemerintah.
Serena juga menyoroti pentingnya sikap rendah hati dan menjauhi perilaku “flexing” di kalangan ASN.
“Kita harus menampilkan pelayanan yang tulus dan etika yang baik. Pemerintah hadir bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pelayan masyarakat. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari cara berpakaian, berbicara, hingga bersikap,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













