Lebih lanjut, Fernando menegaskan bahwa kegiatan seperti ini berkontribusi pada iklim kerja sama yang harmonis di NTT, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Olahraga mengajarkan kita tentang kerja sama, disiplin, dan integritas. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Semoga turnamen ini menjadi tradisi yang terus berlanjut,”_ tambahnya.
General Manager PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur, F Eko Sulistyono, menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam membangun ekosistem kolaborasi yang solid dengan berbagai instansi di NTT.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi wadah strategis untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara PLN dengan instansi pemerintah, BUMN, TNI, Polri, dan mitra kerja di Nusa Tenggara Timur. Kami percaya, kebersamaan yang terjalin di lapangan tenis akan menular pada semangat kerja dan pelayanan kami kepada masyarakat,”_ ujar Eko.
Eko menyampaikan bahwa kegiatan olahraga seperti tenis mengajarkan nilai-nilai fundamental yang juga menjadi dasar kerja PLN, yaitu disiplin, fokus, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai itulah yang terus dijunjung PLN dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjunjung integritas, dan berkolaborasi untuk kemajuan bersama.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap semangat positif dari lapangan tenis dapat menular ke semangat kerja dan pelayanan, sehingga seluruh insan PLN dan mitra kerja semakin solid dalam mendukung pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Eko menutup dengan harapan agar momentum Hari Listrik Nasional ke-80 ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi refleksi dan komitmen baru untuk terus menerangi negeri dengan energi yang andal, berkelanjutan, dan inklusif.
“Delapan puluh tahun PLN berdiri teguh menerangi negeri, menjadi garda terdepan dalam menghadirkan energi listrik yang andal dan berkelanjutan untuk seluruh lapisan masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang memperkuat energi kolaborasi dan kebersamaan untuk Indonesia yang lebih terang,” tegasnya.
Turnamen yang berlangsung selama lima hari ini ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para juara. Total hadiah uang pembinaan senilai Rp25,5 juta dibagikan kepada empat tim terbaik.
Panitia pelaksana menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini, termasuk Kepala Perum Bulog Kanwil NTT atas penyediaan fasilitas lapangan, Ketua Pelti NTT atas dukungan teknis, serta seluruh peserta, official, dan tamu undangan yang telah hadir dan berpartisipasi aktif.**
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













