Esti Wijayati juga menekankan bahwa museum harus menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar dan memahami sejarah serta peradaban. Setelah mendengarkan pemaparan, rombongan Komisi X berkesempatan mengunjungi berbagai koleksi yang ada di Museum NTT dan dipandu oleh pemandu yang berkompeten mengenai sejarah dan arti penting setiap koleksi.
Sebagai bagian dari tanggung jawab pengawasan, Esti Wijayati menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan terus memperjuangkan anggaran yang diperlukan serta memantau hasil pembangunan yang dilakukan melalui dana APBN. “Kami akan memastikan bahwa hasil pembangunan di Museum NTT dilakukan dengan baik, sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan ini juga menegaskan pentingnya perhatian terhadap pelestarian budaya dan sejarah, serta mendukung museum sebagai tempat edukasi yang vital bagi generasi muda. Dengan anggaran yang tepat dan renovasi yang memadai, Museum NTT diharapkan dapat menjadi pusat budaya yang lebih maju dan menarik bagi masyarakat, sekaligus memperkaya pengetahuan tentang sejarah dan peradaban Nusa Tenggara Timur.
Kunjungan kerja ini juga bertujuan untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap berbagai sektor terkait pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, perpustakaan, riset dan inovasi, serta statistik di daerah yang dikunjungi. Fokus utama dari kegiatan reses ini adalah untuk memperoleh data faktual terkait sektor-sektor tersebut di NTT.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













