AGP Tantang Pemda TTS: Laporkan “Zetho” atau Kami Dampingi ke Polisi

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260428 WA0000

AGP desak Pemda TTS laporkan sosok “Zetho” terkait dugaan praktik kotor kuota sapi. Audiensi memanas, bupati akui kenal, dinas bantah keterlibatan.

Timor Tengah Selatan,timorsavana.com — Aliansi Gerakan Perubahan (AGP) menekan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk segera melaporkan sosok yang disebut “Zetho” ke aparat penegak hukum terkait dugaan praktik kotor distribusi kuota sapi.

Desakan itu disampaikan langsung oleh Koordinator Umum AGP, Nikodemus Manao, dalam audiensi bersama Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran organisasi perangkat daerah di ruang kerja bupati TTS.

“Kalau tidak berani lapor Zetho, kami dampingi pak Plt Kadis Peternakan,” ujar Nikodemus dengan nada tegas di hadapan forum resmi tersebut.

AGP menilai dugaan penyimpangan dalam distribusi kuota sapi bukan sekadar isu biasa, melainkan persoalan serius yang berpotensi merugikan keuangan dan kredibilitas pemerintah daerah.

Menurut Nikodemus, jika praktik tersebut benar terjadi dan diketahui oleh pemerintah, maka sikap diam justru memperkuat dugaan adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan pihak tertentu.

“Seharusnya kalau pemerintah tahu ini tidak betul dan merugikan, jangan tinggal diam. Laporkan dan proses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Audiensi itu juga menyoroti dua nama yang disebut-sebut berperan dalam urusan kuota sapi, yakni Zetho dan Roni, yang hingga kini belum jelas kapasitas maupun kewenangannya.

AGP mempertanyakan secara terbuka siapa sebenarnya kedua sosok tersebut dan bagaimana mereka bisa terlibat dalam proses distribusi kuota yang seharusnya berada di bawah kendali pemerintah.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan TTS menyatakan tidak mengenal kedua nama yang disebutkan.

  • Bagikan