Topik : 

Peter Salem Dampingi Petani Laob: Siapkan Lahan 70 Are untuk Program MBG

Reporter : Mesron Nome
  • Bagikan
20250401 150615

Desa Laob gelar pelatihan hortikultura bersama petani muda inspiratif, Peter Salem. Kelompok Tani Tunas Baru bersiap tanam pakcoy untuk dukung program makan bergizi gratis.

TIMOR SAVANA.COM, Laob – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis, Desa Laob, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan menggelar pelatihan hortikultura bagi Kelompok Tani Tunas Baru, Selasa (1/4/2025). Pelatihan ini menghadirkan Peter Salem, seorang petani muda inspiratif yang telah banyak berkontribusi dalam peningkatan kapasitas bertani di TTS.

Peter Salem, yang saat ini fokus membudidayakan cabai di lahan seluas 3 hektare di Desa Noinbila, dikenal telah mendampingi 24 desa dalam peningkatan kapasitas produksi dan pengetahuan bertani. Dalam sesi pelatihan, ia memberikan arahan teknis terkait budidaya tanaman sayur, mulai dari persiapan lahan, pengecekan pH tanah, hingga strategi pengendalian hama.

Baca Juga :  Peter Salem: Petani Muda TTS yang Menginspirasi Perubahan

Kepala Desa Laob, Jeheskial Pay, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadikan Desa Laob sebagai salah satu desa yang mandiri dalam penyediaan sayuran. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pemanfaatan 20% dana desa untuk ketahanan pangan. “Program ini kami buat untuk tingkatkan pemahaman kelompok dalam urusannya dengan tanaman hortikultura. Selain itu, kami ingin dari setiap kelompok dapat berkontribusi penuh untuk mendukung program pemerintah pusat yakni makan bergizi gratis,” ungkapnya.

Jeheskial juga menjelaskan bahwa alasan mengundang Peter Salem adalah karena rekam jejaknya yang telah terbukti dalam mendampingi kelompok tani hingga berhasil. “Peter itu punya rekam jejak yang kami ketahui dan saksikan bersama bahwa ada satu kelompok yang dia bimbing dan akhirnya berhasil. Waktu itu menanam sayur kol. Maka itu tidak salah untuk kami ajak kolaborasi untuk membangun pemahaman kelompok baru ini,” katanya.
  • Bagikan